Open Source
Open source merupakan sistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh suatu individu / lembaga pusat, tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama dengan memanfaatkan kode sumber (source-code) yang tersebar dan tersedia bebas (biasanya menggunakan fasilitas komunikasi internet).
Pola Open Source lahir karena kebebasan berkarya, tanpa intervensi berpikir dan mengungkapkan apa yang diinginkan dengan menggunakan pengetahuan dan produk yang cocok. Kebebasan menjadi pertimbangan utama ketika dilepas ke publik. Komunitas yang lain mendapat kebebasan untuk belajar, mengutak-ngatik, merevisi ulang, membenarkan ataupun bahkan menyalahkan, tetapi kebebasan ini juga datang bersama dengan tanggung jawab, bukan bebas tanpa tanggung jawab.
Contoh Software yang dikelompokkan berdasarkan kategori, sebagai bahan pembanding berikut ini diambil dari salah satu situs yang memuat software berdasarkan kategori :
- Database : Tuxx Racer, KeePass Password Save
- Desktop : GNU/Win32, KeePass Password Save
- Development : Dev-C++, ZK - Ajax but no Javascript
- Enterprise : Compiere ERP + CRM Business Solution
- Games : ZSNES, KoLmafia
- Multimedia : Weka--Machine Learning Software in Java
- Networking : FileZilla
- Security : Eraser, KeePass Password Safe
- Hardware : Tcl, Open HPI
- SysAdmin : TightVNC, phpMyAdmin
- VoIP : trixbox, freePBX
- CMS : Atutor, os-Commerce, Joomla, Mambo, Moodle
- Desktop : GNU/Win32, KeePass Password Save
- Development : Dev-C++, ZK - Ajax but no Javascript
- Enterprise : Compiere ERP + CRM Business Solution
- Games : ZSNES, KoLmafia
- Multimedia : Weka--Machine Learning Software in Java
- Networking : FileZilla
- Security : Eraser, KeePass Password Safe
- Hardware : Tcl, Open HPI
- SysAdmin : TightVNC, phpMyAdmin
- VoIP : trixbox, freePBX
- CMS : Atutor, os-Commerce, Joomla, Mambo, Moodle
Manfaat open source :
Open source membebaskan kita dari biaya lisensi karena ia bersifat GNU/GPL (General Public License) yang justru membolehkan kita untuk menggunakan, mempelajari dan memodifikasi serta menyebarluaskan untuk umum. Apalagi untuk sebuah perusahaan besar yang juga menggunakan resource besar. Penggunaan software yang terlalu banyak pasti juga akan menambah biaaya/cost yang besar hanya untuk membeli software
Dengan menggunakan open source kita dapat mengurangi tingkat pembajakan software berlisensi yang bisa merugikan vendor software dan merupakan beban moral bagi para pengguna software bajakan (crack).
Open source yang bersifat terbuka dan dapat kita pelajari source codenya bisa kita jadikan referensi, khususnya bagi seseorang yang bergelut dengan dunia IT.
ref: wikipedia dan beberapa blog lain

0 Komentar